Install this theme
Janji

Ribuan janji Tuhan kepada saya telah ditepati, namun ada satu janji saya kepada-Nya belum bisa saya tepati.

Tidak adil.

Salah Satu Dasar

Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnyaEfesus 2:10

Hal yang paling dasar yang perlu kita ketahui adalah orang benar akan melakukan hal yang benar - yang terpuji. Klop, beriringan (orang benar -> perbuatan benar). Kita harus sadari ini sepenuhnya;

Apabila dasar-dasar dihancurkan, apakah yang dapat dibuat oleh orang benar itu? - Mazmur 11:3

Jika dasar hancur; maka orang benar tidak bisa apa-apa. SAMA SEKALI.

Mari kita lihat dasar dari orang benar.

As we knows..Iman dasar dari segala sesuatu, bukti yang blm kita lihat.

sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita - 1 Yohanes 5:4

Iblis sadar betul akan hal ini. Ia tidak senang orang benar menyadarinya. Karena itu, saat ini iblis dan dunia sedang memerangi iman kita (meningkatnya gaya hidup hedonisme, free sex, dugem, narkoba, dsb).

Yang perlu kita sadari adalah; Kita dilahirkan dr benih sorga, karena itu jadilah kudus.

Q: Kita ini orang benar atau orang berdosa?
Jawabannya adalah pertanyaan ini: “Kita melakukan yang benar karena kita orang benar atau kita melakukan yang benar karena ingin menjadi orang benar?”

Burung terbang, ikan berenang - Bukan usaha lagi, tapi kodrat.

Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku. - 1 Korintus 15:10

Orang benar berbuat benar karena kasih karunia Allah.

Jadi, orang benar bukan mengenai perbuatan ingin menjadi benar tapi karena lahir baru sebagai orang benar. Otomatis perbuatannya harus benar.

.

.

Allah kita adalah Allah yang berinisiatif. Ia Allah yang aktif. Ia memberikan Anak-Nya yang tunggal untuk menyelamatkan manusia. Kita tidak perlu berdoa memohon untuk Tuhan memberikan kasih karunia-Nya karena sebenarnya Tuhan sudah mencurahkan kasih karunia-Nya;

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. - Yoh 3:16

Sadarilah ini; Kasih Allah kepada kita begitu BESAR.

Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. - Roma 5:3-5
Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri dan kita bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. - Roma 5:1-2
Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas - 1 Petrus 1:18

1. Dia membuka jalan keselamatan 2. Kita beriman 3. Kita dibenarkan (menjadi orang benar) 4. Otomatis hidup kita benar (Hidup dalam damai sejahtera dengan Allah).

Roma 8:36 Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? 8:36 Seperti ada tertulis: “Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan 

 

8:37 Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

Awal. Intro. Prolog.

Tidak ada satu manusia pun yang bisa menyelamatkan dirinya sendiri.

Karena itu Tuhan Yesus turun ke dunia. Keselamatan ada dalam Dia.

Bagian kita hanya percaya.

Percaya.

Ya. Se-simpel itu.

Amalek: musuh utama kita di tahun 2013

Wahyu 21:7 

Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.

Wahyu pasal 21 menggambarkan tentang Yerusalem baru, kota yang kudus, kota yang merupakan janji Tuhan bagi mereka yang menang. Tertulis jelas di dalam ayat tersebut yang memperoleh semuanya itu (-Yerusalem baru) adalah orang yang menang.

Yang menjadi pertanyaan adalah, menang dari apa?

Pdt Herry Lumatauw membawa kami kepada kisah peperangan bangsa Israel yang pertama, yaitu peperangan dengan bangsa Amalek.

Keluaran 17:8

Lalu datanglah orang Amalek dan berperang melawan orang Israel di Rafidim.

Di Kitab Keluaran 17:8-13 diceritakan bagaimana kondisi peperangan bangsa Israel dengan bangsa Amalek. Musa berdiri di puncak bukit dengan memegang tongkat Allah di tangannya. Maka ketika tangan Musa terangkat, lebih kuatlah bangsa Israel, namun ketika ia menurunkan tangannya, lebih kuatlah bangsa Amalek. Dan kita ketahui bahwa penatlah tangan Musa sehingga Harun dan Hur membantu menopang tangannya agar terus terangkat sampai peperangan selesai (Kel17:12). Akhirnya pasukan bangsa Israel yang dipimpin oleh Yosua pun menang.

Mari kita lihat asal-usul Amalek di dalam Kitab Kejadian 36:12:

Timna adalah gundik Elifas anak Esau; ia melahirkan Amalek bagi Elifas. Itulah cucu-cucu Ada isteri Esau.

Esau sebagaimana kita ketahui adalah sesorang kakak yang menjual hak kesulungannya kepada Yakub hanya demi sup kacang merah. Pendeta Herry mengatakan ia adalah seorang yang memiliki nafsu yang rendah karena perbuatannya itu - keinginan daging.

Berawal dari sana, diketahui Amalek adalah cucu dari Esau. Dan Amalek berbicara tentang kedagingan kita

Ulangan 25:17-19

"Ingatlah apa yang dilakukan orang Amalek kepadamu pada waktu perjalananmu keluar dari Mesir; bahwa engkau didatangi mereka di jalan dan semua orang lemah pada barisan belakangmu dihantam mereka, sedang engkau lelah dan lesu. Mereka tidak takut akan Allah. Maka apabila TUHAN, Allahmu, sudah mengaruniakan keamanan kepadamu dari pada segala musuhmu di sekeliling, di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dimiliki sebagai milik pusaka, maka haruslah engkau menghapuskan ingatan kepada Amalek dari kolong langit. Janganlah lupa!”

Amalek menyerang kita pada waktu kita lelah dan lesu, bahkan saat kita terpisah dari yang lain (-rekan seiman). Karena itu di tahun ini kita harus waspada mengingat:

1. Kita adalah sasaran empuk iblis. Sudah terlalu banyak contoh jemaat, bahkan hamba Tuhan yang terjatuh dalam kedagingannya - ketamakan, nafsu seks yang tidak normal, narkoba, dsb.

1 Petrus 5:8

Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

2. Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang kuat, Jangan pernah menganggap diri kita hebat dan kuat! Ingat Simson.

1 Korintus 10:12

Sebab itu siapa yang menyangka, bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!

3. Akibat amalek sangat fatal. Ingat kejatuhan Raja Daud pada Betsyeba. Akibatnya keluarga Daud berantakan.

Maka dari itu, kita harus waspada.

- Jangan cari-cari pencobaan.

- Kita yang tahu kelemahan kita di mana. Jauhi tempat itu!

- Berdoa - terdengar klise, namun bangsa Israel menang saat tangan Musa terangkat, berdoa, mengarahkan pandangannya kepada Tuhan.

Jadi, hadapilah tahun 2013 dengan waspada agar kita menjadi umat Tuhan yang menang. Melihat Yerusalem baru, Kota Kudus. Have a blessed year :)

1 Jan 2013 - diambil dari kotbah Pdt Herry Lumatauw @ GPdI Shekina BSD

If I find in myself desires nothing in this world can satisfy

: I can only conclude that I was not made for here

~C.S. Lewis

You are more than the choices that you've made, 
You are more than the sum of your past mistakes, 
You are more than the problems you create, 
You've been remade.